Tingkatkan Disiplin Pegawai, Walikota Sidak OPD

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berupaya meningkatkan kedisiplinan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer di lingkungannya. Salah satu yang diterapkan yakni dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah OPD, dua diantaranya di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalongan, Senin (13/5/2019).

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz didampingi Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih beserta sejumlah Kepala OPD mengecek kehadiran para PNS maupun honorer dan memastikan kinerja mereka selama bulan Ramadhan.

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, menegaskan sidak ini tentu dilakukan juga sebagai ajang pembinaan sekaligus memberi pemahaman, berkaitan dengan aturan-aturan pegawai termasuk kedisiplinan agar memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

“Hari ini kita melakukan sidak dalam rangka melihat kedisiplinan pegawai selama bulan Ramadhan ini. Sejauh mana kita akan memonitoring tingkat kehadiran, kedisiplinan mereka dan juga dari para konsumen masyarakat yang butuh pelayanan apakah ada hambatan atau tidak,” ucap Saelany.

Dari hasil sidak di dua OPD hari ini, disampaikan Saelany, tidak terdapat PNS maupun honorer yang absen maupun datang terlambat.

“Dari dua OPD yang kita sidak hari ini 100% hadir semua pegawainya dan tidak ada yang terlambat,” jelas Saelany.

Lebih lanjut, Saelany mengakui, selama Ramadhan, meskipun animo masyarakat yang membutuhkan pelayanan ke dinas terkait menurun, namun tidak menyurutkan semangat para pegawai di dinas tersebut dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ternyata tingkat animo masyarakat agak menurun karena bulan puasa, pelayanan tetap berjalan lancar. Meskipun terjadi penurunan di tingkat animo masyarakat, para pegawai dalam memberikan pelayanan tetap semangat dan prima,” sambung Saelany.

Sementara itu, diungkapkan Kepala Dindukcapil Kota Pekalongan, Kustiati Sri Mulyani, selama bulan Ramadhan pihaknya senantiasa memberikan pelayanan seperti hari biasanya. Yang membedakan hanya perubahan jam bekerja yang dipangkas. Dengan jam kerja yang dikurangi namun tidak berarti pelayanan berkurang justru harus ditingkatkan. Menurut Tia, kebutuhan masyarakat akan layanan publik tidak berkurang selama puasa.

“Kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekalongan selama bulan Ramadhan tetap memberikan pelayanan seperti bulan-bulan kemarin sebelum puasa. Memang ada perubahan jadwal pelayanannya saja yang semula sebelum Ramadhan dimulai setengah 8, sekarang selama puasa jam pelayanan dimulai jam 8. Kami tetap memberikan pelayanan Hari Senin-Jumat dan Hari Sabtu pun kami tetap membuka pelayanan dari jam 9-12 siang,” ungkap Tia.

Dituturkan Tia, pemohon layanan kependudukan di Kota Pekalongan hingga bulan Ramadhan ini tetap diminati dibuktikan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat Kota Pekalongan akan pentingnya dokumen kependudukan.

“Pemohon di bulan Ramadhan pagi ini masih sedikit sekali memang, tetapi biasanya nanti menjelang siang hari Saya kira akan tetap ramai karena Alhamdulillah penduduk Kota Pekalongan sudah menyadari akan pentingnya dokumen kependudukan. Sehingga, meskipun di bulan Ramadhan akan sama seperti bulan-bulan sebelumnya, masyarakat tetap antusias untuk mengurus dokumen kependudukan baik akte kelahiran hingga akte kematian, KTP, dan KK. Saya kira tidak ada masalah,” tutur Tia.