Banjir Surut Pengungsi Berangsur-Angsur Pulang

Kebutuhan pengungsi dan warga terdampak banjir berangsur-angsur mulai terpenuhi. Pasar di Kota Pekalongan mulai buka sehingga dapur umum yang disiapkan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) berusaha memenuhi permintaan nasi bungkus dan logistik mentah. Kendati demikian banyak pengungsi yang sudah mulai pulang ke rumah masing-masing. 

Demikian diungkapkan Pelaksana Dapur Umum dari Tagana, Hengki Sulis Hadi. "Kami menyiapkan nasi bungkus dan logistik mentah bagi pengungsi di Gor Jatayu, Masjid Al Karomah Tirto, Kelurahan Tirto dan titik pengungsian lainnya. Tak hanya itu logistik ini juga dibagikan bagi warga terdampak banjir melalui koordinasi di tiap-tiap kelurahan," ungkap Hengki. 

Hengki mengungkapkan bahwa pengungsi berangsur-angsur pulang untuk melaksanakan aktivitasnya, melihat kondisi rumahnya karena banjir di beberapa titik sudah mulai surut. "Beberapa titik surut karena semalam tidak ada curah hujan tinggi kami ukur dari bibir sungai Loji yang turun hingga 30 cm," papar Hengki. 

Pelayanan dapur umum semakin dimaksimalkan dibantu dari TNI, Polri, dan masyarakat. "Harapannya semua warga terdampak banjir dan para pengungsi dapat terpenuhi kebutuhannya," tutur Hengki. 

Ditambahkan Hengki untuk permintaan nasi bungkus dan logistik mentah dikoordinasi di tiap-tiap kelurahan dengan membawa surat tugas berikut tanda tangan dan stempel kelurahan. Hal ini untuk memudahkan pelayanan satu pintu dan pemerataan bantuan.