Sukses Beri Pelatihan, UPTD BLK Dinperinaker Kembali Buka Pelatihan Angkatan III

Setelah sukses memberikan pelatihan angkatan II, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (UPTD BLK Dinperinaker) Kota Pekalongan kembali membuka pelatihan untuk angkatan III. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Slamet Haryadi, saat memberikan pengarahan pada penutupan kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja APBD 2019 di Aula BLK Kota Pekalongan, Kamis sore (11/4/2019).

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Slamet Haryadi menjelaskan bahwa penutupan kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi angkatan kerja II di BLK Kota Pekalongan sekaligus diadakan pembukaan pelatihan bagi angkatan kerja III.

“Hari ini kegiatan penutupan untuk angkatan ke II sekaligus pembukaan pelatihan bagi angkatan III. Di angkatan III ini dibuka 9 kejuruan diantaranya instansi tenaga listrik, mekanik sepeda motor (montir), LAS SMAW 3G, tata kecantikan rambut, mekanik mobil, tata boga pembuatan roti, menjahit dan desain grafis. Yang angkatan kedua kemarin hampir sama diantaranya ada setir mobil, operator komputer, menjahit, tata rias, desain grafis, operator mesin bubut, LAS SMAW, servis peralatan listrik, processing hasil pertanian, dan teknisi HP,” jelas Slamet.

Adapun total yang mengikuti pelatihan BLK baik angkatan II maupun angkatan III sebanyak 227 orang. Para peserta pelatihan yang mengikuti pelatihan di BLK Dinperinaker mendapatkan fasilitas ATK, modul materi, transport, dan sertifikat pelatihan yang semuanya dibiayai semua (gratis) oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui UPTD BLK Dinperinaker. Untuk angkatan III akan mulai pelatihan mulai dari tanggal 16 April sampai dengan 22 Mei 2019.

Diterangkan Slamet, pihak UPTD BLK Dinperinaker setiap tahun senantiasa mengadakan pelatihan sebanyak 6 angkatan.

“Kita target total yang dilatih ada 1076 dalam 6 angkatan tahun ini. Alhamdulillah kuota terpenuhi karena baik Walikota yang senantiasa juga berkesempatan hadir selalu memberi pengarahan pentingnya pelatihan ini, kami juga dari Dinperinaker selalu sosialisasi ke kelurahan, kecamatan, tempat keramaian, kami datangi semua supaya mereka bisa berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan pelatihan di BLK yang harapannya nanti setelah lulus pelatihan bisa langsung siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha sendiri,” terang Slamet.

Sementara itu, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat khususnya UPTD BLK Dinperinaker Kota Pekalongan yang telah menyelenggarakan pelatihan ini.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Pekalongan mengucapkan terimakasih atas segala sesuatu khususnya kepada Dinperinaker dan BLK Kota Pekalongan atas diselenggarakannya kegiatan ini agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Pekalongan,” ucap Saelany.

Menurut Saelany, pelatihan ini sangat diperlukan dalam rangka mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan. Ia menargetkan pelatihan yang diadakan melalui UPTD BLK Kota Pekalongan dapat menyerap angkatan kerja sebanyak 1000 orang setiap tahunnya sebagai solusi mengatasi permasalahan tingkat pengangguran di Kota Pekalongan sehingga mereka dapat siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha sendiri yang nantinya juga akan memberikan peluang dalam mempekerjakan orang lain.

“Pelatihan gratis ini jangan hanya dijadikan sebagai ajang ikut-ikutan saja, mereka harus memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya sehingga perekonomian Kota Pekalongan akan tumbuh pesat. Kami harapkan mereka tidak semata-mata menjadi pekerja melainkan juga dapat menciptakan usaha baru (menjadi wirausaha) yang dapat memberikan lapangan kerja baru bagi orang lain sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran di Kota Pekalongan,” tutur Saelany.