Pemkot Upayakan Isi Kekosongan Pejabat Kelurahan

Guna meningkatkan kapasitas kelembagaan bagi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dalam mengelola dana kelurahan, Pemerintah Kota Pekalongan akan menggelar pelatihan dan bimbingan teknologi pada bulan Februari 2019 ini. Tak hanya itu, Pemkot Pekalongan juga berupaya mengisi kekosongan pejabat kelurahan di Kota Pekalongan Februari ini.

Demikian diungkapkan Asisten Administrasi Kota Pekalongan, drg Agust Marhaendayana MM usai kegiatan Sepeda K3 dan Sarasehan Bersama Wali Kota di Kelurahan Pringrejo, Jumat (8/2/2019). “Kami sedang menyiapkan pengisian jabatan di kelurahan yang kosong melihat tugas kelurahan tahun ini semakin berat karena mulai mengelola dana kelurahan. Perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan dana kelurahan ini harus dilakukan secara maksimal agar pembangunan di Kota Pekalongan semakin merata,” ungkap Agust.

Dikatakan Agust, sebagai bentuk realisasi Minggu depan akan digelar pelatihan administrasi dan bimbingan teknologi perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan dana kelurahan. Selain itu, pelatihan kepada LPM dan BKM akan dimaksimalkan. “Harapannya ini dapat sinergi dengan tugas, pokok, dan fungsi masing-masing dan tidak ada kesulitan dalam mengelola dana kelurahan,” tutur Agust.

Dana kelurahan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota pekalongan. Dana kelurahan ini diberikan kepada tiap kelurahan yang ada di Kota Pekalongan untuk digunakan secara efektif. Dengan program dana kelurahan, maka jajaran pemerintah di  kelurahan akan memiliki kemampuan yang sama dalam memberi pelayanan secara langsung bagi masyarakat.