Pemkot Pekalongan Raih Penghargaan Indonesia Inovation Award 2019

Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz SE mendapatkan penghargaan Indonesia Inovation Award 2019 dalam katagori khusus untuk karya inovatif berupa kapal paralon yang diberi nama 'Baruna Fishtama'. Kapal peralon sendiri merupakan inovasi di bidang kapal penangkap ikan untuk nelayan kecil yang lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi ketergantungan akan bahan baku kayu, selain jauh lebih kuat serta memiliki durability yang lebih tinggi daripada kapal kayu juga lebih murah atau hemat dalam produksi maupun operasionalnya. 
Indonesia Inovation Award 2019 diberikan sebagai penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemot) Pekalongan yang dianggap mampu mendorong atau menciptakan iklim inovasi di daerah sehingga produk-produk kreatif yang dihasilkan oleh masyarakat maupun dunia usaha terus bertumbuh. 
"Ini sesuatu yang membanggakan di mana karya inovasi seperti kapal peralon mampu menarik penilaian pihak penyelenggara sehingga membuahkan penghargaan bagi Kota Pekalongan dan saya sangat mengapresiasi," ujar Saelany usai acara yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (25/4/19). 
Indonesia Inovation Award 2019 sendiri merupakan ajang pemberian penghargaan bagi dunia usaha maupun pimpinan daerah yang digagas oleh majalah Biskom dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) serta didukung oleh  Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), akademisi (ICT Institute) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). 
Sedangkan untuk dewan juri dan panelis juri, pihak panitia menggandeng Kemenristekdikti, APTIKNAS, APEKSI, Badan Inovasi Center (BIC), Information Communication Technology (ICT) Institute dan Dewan Riset Nasional (DRN) 
Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) PT Barokah Marine Pekalongan, Agus Triharsito, selaku pencetus ide kapal peralon berharap agar produk inovatif yang dihasilkanya tidak hanya terhenti di penghargaan saja namun terus berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh nelayan kecil di seluruh Indonesia. 
"Saya sangat setuju dengan Pak Walikota agar kapal peralon tidak hanya sekedar penghargaan akan tetapi terus berproduksi dengan menggandeng banyak pihak untuk menyebarluaskanya ke seluruh Indonesia," harapnya.