Pemkot Pekalongan Mendapatkan Opini WTP Ke Empat Kalinya

Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz , bersama Ketua DPRD Kota Pekalongan Hj Balgis Diab menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018, di Gedung BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

LHP diserahkan langsung kepala BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali dengan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat ini merupakan yang ke empat kalinya secara berturut-turut yang didapatkan pemkot Pekalongan.

Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali mengapresiasi kepada pemerintah daerah dan DPRD beserta jajaranya atas kerjasamanya sehingga secara bersama-sama selalu berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel." Terima kasih kepada kepala daerah dan DPRD yang tepat waktu dalam memberikan laporan keuangan daerahnya, " terangnya.

Ditambahkanya bahwa LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah rutin dilakukan setiap tahunya yang merupakan bagian dari tugas BPK dan sebagai rangkaian akhir dari proses pemeriksaan." Pemeriksaan ini rutin dilakukan dan dilakukan sesuai pasal 17 UU No.15 Tahun 2004 yang mengamanatkan kepada BPK untuk menyerahkan LHP atas Laporan Keuangan (LK) tersebut kepada lembaga perwakilan, dan pimpinan entitas sesuai dengan tingkat kewenanganya," tuturnya.

Sementara itu Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE usai acara menuturkan bahwa predikat Opini WTP ini merupakan yang ke empat kalinya yang diterima pemkot pekalongan. " Ini sangat luar biasa, perjuangan seluruh stakeholder membuahkan hasil. Memang membuat laporan keuangan daerah tidak sesimpel itu tapi kita sudah berpengalaman 3 kali," tuturnya.

Dikatakanya bahwa WTP ini tidak hanya sebagai predikat saja tetapi sebagai bentuk implikasi mengelola keuangan dan memanfaatkan keuangan dengan baik." Mudah-mudahan kedepan Pekalongan menjadi kota yang good governance dan clean goverment dalam mengelola keuangan," harapnya.

Sekda Kota Pekalongan Hj Sri Ruminingsih menambahkan bahwa strategi yang dilakukan Pemkot Pekalongan dalam membuat laporan keuangan adalah sinergi bersama melakukan pengelolaan keuangan yang tertib sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan. " Memang masih ada PR tentunya, masih ada temuan-temuan yamg harus kita selesaikan. Kita berharap kedepan akan semakin sedikit dan betul betul bisa mengelola keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan pemerintahan," tambahnya.

Dikatakanya predikat Opini WTP ini merupakan kerjasama semua OPD Kota Pekalongan yang selalu bersinergi dalam membuat laporan keuangan." Terima kasih kepada seluruh stakeholder baik di leading sektornya, dan OPD terkait yang sudah berusaha memberikan laporan keuangan yang sesuai," tukasnya.