Kembangkan Pariwisata Pekalongan Raya, KUR Sektor Pariwisata Disosialisasikan

Dalam rangka mengembangkan kredit usaha rakyat sektor pariwisata bagi pengusaha mikro di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pealang, dan Kabupaten Batang digelar Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Sektor Pariwisata bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro di Hotel Santika Kota Pekalongan, Rabu (13/3/2019).

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olah Raga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Sutarno SH MM mengaku sangat mendukung kegiatan sosialisasi KUR Sektor Pariwisata ini. “Program ini baru dilaksanakan tahun ini, harapan kami UKM bidang pariwisata bisa memanfaatkannya. Kemudahan akses dan persyaratan dapat dikonsultasikan dengan perbankan dan koperasi,” ujar Sutarno.

Sutarno optimis dengan adanya KUR Sektor Pariwisata ini UKM Pariwisata akan tumbuh, bidang pariwisata akan semakin sukses, dan ini bisa jadi cara untuk menggerakkan pariwisata. “Usai sosialisasi ini dinparbudpora akan mensosialisasikannya ke komunitas dan UKM bidang pariwisata lainnya agar dapat mengakses dan memanfaatkan program KUR ini,” tandas Sutarno.

Kendati demikian, Anggota Komisi X DPR RI, Dr Marlinda Irwanti SE MSi berharap sosialisasi KUR Sektor Pariwisata ini bisa dikembangkan dan disosialisasikan ke khalayak untuk mengembangkan pariwisata di Pekalongan Raya ini. “Saya harap para UKM bidang pariwisata segera mempersiapkan diri, tentu akan kami bantu dan latih menyiapkan rancangan proposal yang akan diajukan. Syarat KUR sudah dipermudah, akses juga semakin mudah, dan bunga tentu saja semakin rendah,” kata Marlinda.

Menurut Marlinda sumber devisa terbesar bisa berasal dari sektor pariwisata karena saat ini devisa bersumber dari pariwisata menduduki peringkat kedua di Indonesia. “Ke depannya sektor pariwisata harus kita genjot lagi karena kita tak boleh selalu bergantung dari devisa yang bersumber dari minyak dan gas bumi. Semoga sektor pariwisata di Pekalongan Raya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” tukas Marlinda.