Kampung Canting: Dari Pekalongan Untuk Dunia

Berawal dari inisiatif para tokoh, masyarakat, dan pengrajin canting di Landungsari, terbentuklah Kampung Batik yang hingga kini dikenal oleh masyarakat luas. Sejak berdiri tahun 2011, Kampung Canting menjelma menjadi identitas lebih dari Kota Pekalongan. Kota yang tidak hanya dikenal ada Kampung Batik, namun seluruh atribut batik pun ikut menjadi daya tarik kota ini, seperti halnya canting.

"Dulu rekan-rekan dibantu dengan wartawan, untuk membentuk Kampung Canting," jelas Riza, salah satu tokoh sekaligus pengrajin canting. Hampir di seluruh gang di Kelurahan Landungsari dinamai Kampung Canting. Karena di setiap gang akan sangat mudah untuk menjumpai pengrajin canting. 

Kampung Canting tidak hanya terkenal di Kota Pekalongan juga di tingkat nasional, bahkan internasional. Riza menambahkan, mahasiswa dari luar kota sering berkunjung ke Kampung Canting. "Yang datang kesini tidak hanya dari dalam kota. Tapi mahasiswa dari luar pun pernah kesini," terangnya.

Terkenalnya Kampung Canting ke seantero Indonesia, yang mendapat bantuan jug dari pemerintah, rupanya berbuntut pada prospek penjualan canting. Bahkan, sampai saat ini, pengrajin canting berhasil memasarkan produknya hingga ke luar negeri. Dua negara, Thailand dan Srilangka menjadi tempat tujuan pemasaran pengrajin. 

(Tim Komunikasi Publik, Kominfo Pekalongan)