50 Hari Kerja, Sudah 24 Layanan Konseling

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan Kota Pekalongan telah menyiapkan sebuah ruangan di Dinas Pendidikan di Jalan Maninjau Nomor 16-18, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan sebagai tempat layanan konseling pendidikan (Lakondik) untuk sekolah dan masyarakat umum di Kota Pekalongan. Pada hari ini Jumat (19/7/2019) terhitung 50 hari kerja dan sudah ada 24 layanan konseling yang dilakukan.

 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Drs Soeroso Mpd saat ditemui di kantornya, Kamis (18/7/2019). Permasalahan pendidikan saat ini sangat kompleks, melalui Lakondik ini permasalahan yang belum tuntas di sekolah dapat diselidiki penyebabnya agar ke depannya tak menyebabkan dampak psikologis bagi anak didik. Selain itu, pendidikan di rumah juga dapat dikonsultasikan untuk tumbuh kembangnya anak.

 

“Pada 50 hari adanya Lakondik ini, kami telah menangani 24 layanan berupa layanan tumbuh kembang anak atau sesuatu yang positif, jadi bukan hanya kasus. Meskipun kami belum masif mensosialisasikan layanan ini, tenyata melalui lisan informasi ini mudah tersebar,” ungkap Soeroso.

 

Menurut Soeroso dengan jumlah konselor kompeten sebanyak enam orang tentu akan maksimal dalam memberikan layanan konseling. Psikologi pendidikan sangat dibutuhkan orang tua dalam menerapkan pola pengasuhan yang baik kepada anak. Ibaratnya seorang anak memukul harus diketahui penyebabnya apa dan pola pengasuhan orang tuanya seperti apa. “Tak hanya membantu sekolah, melalui Lakondik ini kami berupaya untuk membantu orang tua yang memiliki kesulitan dan ketidaktahuan dalam memberikan pengasuhan,” jelas Soeroso.

 

Dalam operasionalnya, layanan konseling bisa sekolah atau masyarakat datang ke Lakondik dan sebaliknya konselor datang ke sekolah atau masyarakat untuk memberikan konseling. “Lakondik buka pada jam kerja Senin-Jumat dan memberikan layanan konseling tak berbayar,” tukas Soeroso.